Hilang
Izinkan aku hilang untuk dicari. Sekali saja kali ini. Aku hanya ingin tahu, bahwa aku bukan siapa-siapamu. Aku memang tak seberarti itu. Aku tak akan pernah menjadi gadis dalam kepalamu. Menjelma serupa mimpi yang terus saja berputar dalam kepala. Menjelma jadi seseorang yang ingin kau lihat pertama kali di setiap harinya. Menjelma menjadi sesuatu yang kamu tau, tak akan pernah kamu sesali keberadaannya walaupun tau tak akan selalu ada bahagia. Menjadi wanita yang punggungnya kamu kuatkan, kejatuhannya kamu tanggung, dan setiap jejaknya kamu ikuti dengan sabar.
Izinkan saja aku hilang. Jika memang tak kau cari, tak apa. Aku sudah biasa pada kedatangan mendadak dan kepergian yang cepat. Toh, hidup akan terus saja seperti itu, masalah kita yang pergi atau ditinggal pergi. Masalah sampai sejauh apa kelapangan hati ketika diuji. Sampai sejauh apa aku menerima bahwa ini adalah satu cerita yang gagal lagi.
Aku masih berlari saat ini ketika kau cari. Jika kau mencari.
Dan sembari itu, aku akan terus saja berdoa untuk hal-hal yang aku percaya, kamu percaya. Karena doa adalah pertanyaan yang tak pernah punya jawaban yang salah. Tak pernah terlambat, atau salah tempat. Lagipula itu kan batas manusia? berdoa, berusaha, lalu menerima.
"There's some kind of storm brewing in his eyes, Only veiled by a thin disguise"


0 comments