soal ada

Aku ingin menjadi seseorang yang lebih baik tidak ada daripada tidak membahagiakan. Aku hanya sedikit mengerti, bahwa tak ada yang sederhana dari menerima keberadaan yang tanpa jiwa maupun keikhlasan. Karna menurut aku yang masih kurang banyak tau, selalu ada ketidaknyamanan dalam keterpaksaan. Lalu bagaimana mau bahagia jika ketidaknyamanan itu selalu membuat kita mempertanyakan keberadaan?. 

Mungkin aku hanya tak ingin jadi sebab kepala seseorang dipenuhi pertanyaan yang sebenarnya jawabannya adalah "aku tak ingin membersamaimu". Aku hanya sederhana tak ingin membuat seseorang berada di posisi yang serupa itu. Karna ada yang menyesakkan dari kehancuran yang ditahan, dibungkus rapi dan cantik, tapi tetap mematikan.  Dan tak ada lagi yang lebih menyesakkan daripada harus menerima terima kasih dari seseorang yang kita berikan bingkisan dengan isi yang sebenarnya tidak menyenangkan.

Aku hanya ingin belajar menjadi seseorang yang tulus tanpa kebohongan.


-selepas berlelah lelah di lahan penelitian seorang teman-

0 comments