Hai g.
Rasanya makin berat saja. Aku mengganggu ya. Aku hanya ingin bercerita. Besok aku pergi. Ke kotamu, harusnya kamu disitu.
Engga apa, ga bisa ya.
Masih begitu banyak yang kamu repotkan disana.
Hal - hal yang kamu usahakan sepenuh tenaga.
Engga apa, aku tau ga bisa.
Meski sedikit harapanku kamu disana.
Mengantarku kemana - mana.
Mengejar sepiring nasi jagal yang kesorean.
Menunggu KRL yang terlalu malam.
Engga apa, aku gapapa kamu ga bisa.
Lain kali saja aku akan cerita, soal kisah - kisah sedih karna orang tua yang menua atau cita - cita yang sedang terasa makin jauh saja. Juga soal kabar - kabar baik, soal aku yang sekarang makin canggih saja ke stasiun sendiri. Meski tidak tau jalan, meski sendirian. Meski harus buka gmaps beberapa kali di pinggir jalan.
G, aku masih berdoa agar kamu selalu baik - baik saja. Didekatkan dengan segala cita - cita. Di lindungi kemanapun langkah kaki.
Engga apa, aku tidak lagi menunggu.
Aku hanya akan terus berdoa. Semoga Allah gak bosan - bosannya.
Oh iya, juga engga apa kalau memang bukan jalannya.
Aku sudah bilang hal yang sama denganNya. Engga apa. Aku ga menyesal. Aku tetap bahagia. Banyak hal yang tidak akan aku sadari kalau kamu tidak ada.
Oleh karnanya, engga apa. Aku yang akan jawab kalau suatu hari Bapak bertanya tentangmu lagi. Semoga kamu selalu baik - baik saja. Aku masih sangat rindu, dan maaf kalau serangkaian kata ini memberatkanmu.
Rasanya makin berat saja. Aku mengganggu ya. Aku hanya ingin bercerita. Besok aku pergi. Ke kotamu, harusnya kamu disitu.
Engga apa, ga bisa ya.
Masih begitu banyak yang kamu repotkan disana.
Hal - hal yang kamu usahakan sepenuh tenaga.
Engga apa, aku tau ga bisa.
Meski sedikit harapanku kamu disana.
Mengantarku kemana - mana.
Mengejar sepiring nasi jagal yang kesorean.
Menunggu KRL yang terlalu malam.
Engga apa, aku gapapa kamu ga bisa.
Lain kali saja aku akan cerita, soal kisah - kisah sedih karna orang tua yang menua atau cita - cita yang sedang terasa makin jauh saja. Juga soal kabar - kabar baik, soal aku yang sekarang makin canggih saja ke stasiun sendiri. Meski tidak tau jalan, meski sendirian. Meski harus buka gmaps beberapa kali di pinggir jalan.
G, aku masih berdoa agar kamu selalu baik - baik saja. Didekatkan dengan segala cita - cita. Di lindungi kemanapun langkah kaki.
Engga apa, aku tidak lagi menunggu.
Aku hanya akan terus berdoa. Semoga Allah gak bosan - bosannya.
Oh iya, juga engga apa kalau memang bukan jalannya.
Aku sudah bilang hal yang sama denganNya. Engga apa. Aku ga menyesal. Aku tetap bahagia. Banyak hal yang tidak akan aku sadari kalau kamu tidak ada.
Oleh karnanya, engga apa. Aku yang akan jawab kalau suatu hari Bapak bertanya tentangmu lagi. Semoga kamu selalu baik - baik saja. Aku masih sangat rindu, dan maaf kalau serangkaian kata ini memberatkanmu.

0 comments