Setidaknya hari ini aku mengerti, bagaimana sesekali perlu untuk merasa kecil dan tidak mampu. Agar tidak jadi terlalu tinggi lalu ingat untuk meminta kepada Ia yang selalu lebih besar dari segala sesuatu.
there is this certain sadness. not quite kills you because it is predicted. but still remains bone-deep as it is hard to be missed. because as much as you feel so sure about things, somehow you always know how the very same thing would end terribly.
bagaimana seringkali aku berdoa, agar hanya cintaNya yang memenuhi setiap sela dan alfa. lalu tibalah hari - hari seperti hari ini, ketika Ia tunjukkan bahwa tak ada doa yang sia - sia. bagaimana jawabannya ada dalam hangatnya rumah dengan keluarga yang bersuka cita akan hari raya, juga pada teman - teman yang tak lekat namun ternyata selalu ada. aku tau, jemariku masih bersela, tapi rasanya hatiku terisi sepenuhnya. semoga kamu juga sama bahagianya, untuk hari ini sampai Ramadhan yang selanjutnya. semoga sampai nanti kita akan selalu ingat untuk tetap bersyukur pada hal - hal sederhana yang dengan cintaNya setiap nikmat jadi sempurna :))
Soal perjalanan yang tampaknya tanpa ujung. Ini bukan kali pertama, dan kemungkinan besar juga bukan akhirnya. Perjalanan tanpa ada cahaya diujung jalan seperti biasanya. Tidak jarang jadi gelap gulita karna aku tidak selalu ingat untuk menyalakan lampu penerangan yang berhubungan langsung dengan pemilik semesta. Tersesat pun pernah, beberapa kali. Sampai menghakimi semua kondisi yang terjadi. Lupa bahwa setiap yang terjadi punya alasannya sendiri. Sesekali aku juga terjatuh karna jalan yang tidak dapat kulihat betul, lubang disana sini, ditambah dengan keahlian yang tidak mumpuni. Saat itu biasanya aku hanya diam dan menangis sejadi-jadinya. Berharap ada yang datang tiba - tiba membawakan pakaian dan teh hangat. Harapan yang kini aku mengerti sia - sia. Aku salah pintu, salah tujuan dalam memohon pertolongan. Kini hal yang sama terjadi lagi. Berada di jalan yang rasanya familiar yang guratnya masih membekas di dinding hati.
Aku ingat satu - satunya kata bijak yang paling penting dibanding semua koleksi. Bahwa doa serupa kayuhan sepeda, yang membuat roda bergulir maju tak kenal henti, yang pada suatu ketika akan sampai di tujuannya. Aku hanya harus bersabar dan terus melaju meski terkadang penuh beban dan gelap gulita.
ABOUT ME
Introverts in disguise. Read keeps me sane, write keeps me awake. Both of them entwined makes me alive.
POPULAR POSTS
Categories
Formulir Kontak
Diberdayakan oleh Blogger.
