Teruntuk gadisku. Jika suatu hari mimpimu terasa terlalu tinggi, tetaplah berlari. Meski jika kamu lelah dan ingin berhenti. Meski seolah tak ada celah yang dapat kamu lewati.
Teruntuk gadisku. Jika suatu hari kamu menangis sejadi-jadinya. Hancur sampai lebur. Tenggelam sampai rasanya sesak. Percayalah aku selalu ada di sisi. Mengamini setiap harapan yang bahkan tak berani kau ucapkan.
Teruntuk gadisku. Tak apa. Sabarlah.
Bukankah kita selalu tau, kamu pasti bisa.
.
.
.
Bukankah kini sudah berulang kali Ia tunjukkan, bahwa kamu tidak pernah sendiri.
Teruntuk gadisku. Jika suatu hari kamu menangis sejadi-jadinya. Hancur sampai lebur. Tenggelam sampai rasanya sesak. Percayalah aku selalu ada di sisi. Mengamini setiap harapan yang bahkan tak berani kau ucapkan.
Teruntuk gadisku. Tak apa. Sabarlah.
Bukankah kita selalu tau, kamu pasti bisa.
.
.
.
Bukankah kini sudah berulang kali Ia tunjukkan, bahwa kamu tidak pernah sendiri.

0 comments