Hellonjo!

Soal cerita melelahkan juga banyak hal - hal yang menyenangkan.


assalamualaikuuuum semuaa!!
jadi sebenernya kali ini gue masih nggak tau mau nulis apa, padahal banyak banget yang harus diceritain disini.  nggak peduli ada yang baca atau nggak, gue hanya merasa harus untuk nulis disini. lebih karna dorongan "nggak ada kerjaan" sih sebenernya, hauahhaha. pelampiasan seorang pengangguran yang baru jadi pengangguran beberapa jam yang lalu *lebay. lagi pengen nulis peri perian males, lagi nggak dapet moodnya buat galau, lagi mentok, entah kenapa akhir akhir ini gue merasa jenuh dengan tulisan gue sendiri. bahasanya, oh ya terutama temanya, backgroundnya masih "agak" sama walaupun perlahan lahan mulai berubah. tapi ya sekali lagi, seperti ada suara gaib lain di otak gue yang teriak dan jambak jambak neuron otak "woy bosen woooy", jadi ya, bosen aja. mungkin gue akan masih suka nulis seperti itu, tapi well, nothing last forever, so do i, you called it changes, changes is real, and i nearly hate it. tenang aja, gue nggak sebenci itu dengan suatu perubahan, gimana caranya kita benci perubahan, padahal dia nyata dan dunia berputar karnanya, kalo kayak gitu mah jemur diri aja jadi ikan asin #ketikabunuhdirimenjadimainstream

ceritanya, beberapa hari ini adalah Ujian Akhir Sekolah (UAS), dan emang dasar abg ya, itu cuma teorinya. teorinya. teorinya. sekali lagi, itu teorinya UAS. gue pribadi sendiri (dan berdasarkan survey, ini juga diamini oleh beberapa tetangga sebelah) berasa banget bedanya UAS SMA dan SMP. semangatnya beda, ketakutannya beda, tekanannya beda. entah karna faktor xxx beberapa bulan lalu atau emang sudah sunatullahnya begitu #halah, entahlah. tapi itu yang gue rasakan. gue bener bener berasa sopir metromini yang kalo kejar setoran hobinya mepet mepetin motor orang, pelajaran yang seharusnya bisa dicicil dari jauh jauh hari malah gue kebut dalam semalam, buku buku lama hanya berakhir di sudut kamar gue persis koran yang mau diloakin -,-. angkut angkut buku dari gudang beberapa bulan sebelumnya menjadi sia sia karna akhirnya nggak dibaca juga. yah itu sebelum gue teringat kalo gue itu hidup di abad 20-an, ada mbah google yang tau segala galanya. jadilah setiap hari dengan bermodalkan kisi kisi gue menjadi rajin konsul di depan komputer. mbah google is amaaaaaajing.

yah sebenernya ada lebih banyak hal yang harus diceritakan selain itu, tapi berhubung gue lagi agak males, jadi mungkin kapan kapan aja, huahahahha. kalo nggak lupa, kalo nggak males :p. well sekarang gue pengen rekomendasiin lagu aja, lagunya taylor swift yang entah kenapa ini menusuk sekali buat gue, HUAHAHA sial -_____-

"I Almost Do"
I bet this time of night you're still up
I bet you're tired from a long hard week
I bet you're sitting in your chair by the window
Looking out at the city
And I bet sometimes you wonder about me

And I just want to tell you
It takes everything in me not to call you
And I wish I could run to you
And I hope you know that every time I don't
I almost do
I almost do

I bet you think I either moved on or hate you
'Cause each time you reach out there's no reply
I bet it never ever occurred to you that I can't say hello to you
And risk another goodbye

And I just want to tell you
It takes everything in me not to call you
And I wish I could run to you
And I hope you know that every time I don't
I almost do
I almost do

Oh we made quite a mess, babe
It's probably better off this way
And I confess, baby
In my dreams you're touching my face
And asking me if I want to try again with you
And I almost do

And I just want to tell you
It takes everything in me not to call you
And I wish I could run to you
And I hope you know that every time I don't
I almost do
I almost do

I bet this time of night you're still up
I bet you're tired from a long hard week
I bet you're sitting in your chair by the window looking out at the city
And I hope sometimes you wonder about me


ya dari liriknya, silahkan nilai sendiri seberapa sialnya lagu ini, buahahhahahha


"kadang, kita tetap harus memilih kata kata yang benar saat bercanda, bahkan ke teman yang sangat dekat sekalipun. karna status sahabat tidak menjadikan orang lain kebal terhadap kata kata menyakitkan. tapi ia, bagaimanapun mengirisnya, akan selalu memaafkan. that's what friends are for, right guys?"
badai itu adalah malam dengan setumpuk buku yang habis dibaca. terdiam dan melihat hujan yang menderas seiring larutnya malam. ketika tak ada kerinduan yang dapat disesap dari secangkir hening. ketika yang ada hambar. tidak menyakitkan dan kesenangan sudah sampai di titik penghabisan, menunggu pagi ketika ia penuh kembali. mungkin sebaiknya aku meringkuk dibawah selimut lebih awal malam ini. masih bersama monyet yang lebih setia dari seorang laki laki, peluknya tak pernah erat, tapi apalah arti pelukan, aku pun belum pernah merasakan satu yang benar benar hangat, jadi momo cukup menjadi obat. selamat malam dear.  
taukah kau, tidak ada satu pun karmamu yang dahulu adalah doaku. jadi sekarang jangan terus hadir untuk sekedar minta maaf. mereka tau bahwa maaf yang hadir setelah karma hanya diselimuti oleh selapis penyesalan tebal, tanpa isi, ketulusan. ah tapi itu bukan yang kumaksud kali ini, ada hal yang lebih penting. yang kau inginkan maaf? kau harus tau, maafku takkan merubah kesakitanmu. ia sudah datang dari jauh jauh hari, sebelum karma datang kepadamu, sebelum pelangiku datang kemarin senja. dan lihat sekarang? maafku  terbukti tak merubah keadaan.

aku juga tak berkata ini berada di luar andilku. yah, mungkin ada sedikit aksiku disini yang mengakibatkan reaksi semesta. jadi beberapa bulan lalu, jika kau tau, aku selalu menyisipkan namamu yang sederhana kedalam setiap doa, setiap malam, setiap tangis. berharap ia adalah oaseku ketika duka menyapa, ya, oaseku kemarin adalah mendoakanmu. bukan doa yang rumit, hanya doa agar kau bahagia. sangat bahagia. dan see? semesta mengabulkannya. tapi sekarang berbeda. ada suatu ke-malas-an yang membuatku lupa untuk menaruh namamu dalam bait bait doa. ke-malas-an yang rumit dan tanpa sebab, hanya malas. mungkin seperti ke-malasa-anmu untuk mengurusi serpihan hatiku dan segala catatan patah hatinya. seperti ke malasanmu untuk berbalik, dan membalas maafku karna kesalahan kata, padahal hanya pertemanan yang ku tawarkan, aman, tanpa kenangan, tapi kau hanya malas, benarkah?. mungkin seperti itu, aku ragu, karna kau yang ini, bukan dia yang dulu pernah aku ajak jatuh cinta, aku tak mengenalnya.

jadi sekali lagi, karmamu bukan urusanku. maafku sudah hadir pada senja beberapa bulan lalu. silahkan cari sendiri dikotak kenanganmu.
kaca mulai terlihat menarik lagi setelah beberapa bulan ini bayangan didalamnya selalu buram dan kelabu. ku ukir senyum yang memperlihatkan seluruh gigi, menarik pipi setinggi tingginya, membuat semburat merah mudanya muncul secara ajaib. pagi ini kusadari, akhirnya aku, jatuh cinta. kau tau betapa indahnya? ah indah, hanya indah. ini terasa menyenangkan, membahagiakan. bukan lagi bayangan semu yang kucumbu sendirian ditengah keheningan malam. tak lagi dipeluk kerinduan yang menyiksa karna tak kunjung mendapat oasenya. bukan lagi kenangan yang menusuk setiap jaringan hati inci demi inci. mimpiku telah berganti. 

jika ku beritau faktanya, bahwa kisahku masih sama, kemungkinan besar aku masih tetap tak bisa memiliki "tokoh" baru ini, kau pasti akan terkejut dan bersimpati sejadi jadinya. tapi apakah kau tau? walaupun begitu aku tetap bahagia. ku panjatkan kata kata syukur secara tulus hati kepadaNya karna perasaan ini. aku tak percaya, serpihan itu hampir sempurna sekarang, ternyata hatiku tak kehilangan kemampuan regenerasinya. kau tau? aku bahagia.

aku tau kita berbeda dan akan berpisah dalam hitungan minggu, tapi karnamu frasa ku tak lagi patah. thanks spider. 

aku merasakan kenikmatan menjadi pengagum rahasia, lagi. terimakasih semesta atas perasaannya, kau memang agak lama, tapi tak pernah terlambat :)
ini aku, gadis di beranda dengan genggaman erat di cangkir teh susu, pelengkap senja kita. menunggumu disetiap ujung minggu, pertemuan kita yang tak pernah ku lupa. ketika kau bercerita tentang kehidupan dan kerumitannya. celotehan yang selalu sama menggebunya, cenderung berisik, tapi aku senang. karna denganmu aku tak perlu menjadi terompet kehidupan, meramaikan suasana mereka yang abu abu. denganmu, aku nyaman menjadi si kutu buku yang gemar membaca dan pendengar setia yang sedikit bicara. seolah olah, kamu dapat menjadi tempatku pulang.

ya ampun! aku terlupa bagian terpentingnya kali ini. mundur pada 13 bulan lalu. ketika cerita akan kita yang bersama, lengkap dengan segala kata kata cinta dan dua mangkuk mi ayam yang kosong telah mencapai akhirnya. berubah dari novel roman indah menjadi frasa frasa tak lengkap dan rumpang di selembar kertas lusuh yang bekas lipatannya dimana mana. perjuanganku untuk merubah kertas itu seperti baru, dan kamu yang terdiam dan tak bergeming sekalipun tangisku memecah segala keheningan duniamu. kesunyian paling menyiksa yang pernah ku punya, dan yang tak terduga adalah kamu, manusia yang memberikannya. anak laki laki yang sama yang telah memberi kan keramaian. aku terkejut, betapa kamu bisa sekontras itu. 

karna itu, sampailah kita disini. hubungan yang dibangun atas dasar pengetahuan akan masing masing. aku yang tak pernah absen untuk mendengar ceritamu. memberi penawar yang pas ketika kegamangan menyapa, karna seperti katamu, aku adalah kebun di pekarangan tempatmu pulang. kebun yang kau namakan persahabatan. selamanya aku benci kata kata itu. karna itu batasku untuk tak meluapkan perasaan seenak jidat. seperti menghambur di rentangan tanganmu dan diam diantaranya. mengucapkan selamat pagi sampai selamat malam yang tak pernah tertinggal. persis seperti dulu. memastikan bahwa kau selalu baik baik saja dan bahagia, yah setidaknya secara terang terangan. bukan seperti ini, dibelakang punggungmu, mengintip dan menengadahkan tangan ke semesta, membisikkan doa yang bercerita betapa ku ingin kau untuk bahagia, keringanan hati, dan pasangan yang mengerti. tak lupa kutambahkan tentang 3 kata yang selama ini tak kau dengar, aku rindu kita. 

untuk yang itu aku tak berharap semesta akan menyampaikannya. cukup ia dan aku yang tau rasanya. dan satu lagi yang tak kau tau, aku masih sering bermain dengan kenangan tentangmu, ya, sendirian. oleh karna itu beberapa hal memang lebih indah jika tak diucapkan. walaupun kau tau, aku tau, dirimu tak lagi dapat menjadi tempatku pulang seperti dulu. itu bukan lagi tempatku, jadi diamlah disana, berikan ia tempat paling nyaman untuk melepas penat dan beban kehidupan, tempat ia pulang. like i used to.
gadis ini tak sekuat itu jika harus terkunci dalam suatu persahabatan. aku tak mau. takkan pernah mau seperti itu. biarkan cerita kita benar benar habis sampai ke akar.
aku selalu menemani bintang, tak perduli rasi apa yang terlihat setiap malamnya berganti. bentuk yang semakin sedikit diperhatikan orang, tapi apakah kau tau? aku selalu mencatatnya setiap waktu. ketika ia berbentuk kuda terbang melayang indah, bebas, dan cemerlang, sampai ke rasi bintang kapal karam, menyuratkan kesedihan yang kau rasa, aku rasa. semua itu biasa, karna tak selamanya setiap hal harus sempurna, bahkan bintang seterang dan sejaib kamu pun pasti pernah tertutup awan mendung. kau tantang kabut abu abu malam, berlomba dengannya agar sinarmu dapat sampai kejendela mungil makhluk kecil yang terbaring manis diatas tempat tidur, mengantarnya terlelap sampai ke alam mimpi. indahnya kamu. jadi tetaplah ada disana, bersinar di langit tenpat kau berada, tempat kita bercerita. 

ini surat kecil dariku, pengagum rahasiamu, yang setia dibelakangmu. aku tak menunggu, karna jika kita bersatu kau takkan lagi dapat menjadi nina bobo terindah untuk jutaan makhluk kecil disana. maka aku hanya memperhatikan dan membuatmu menjadi lebih indah, merelakan diriku agar jadi si tritagonis dalam cerita kita, yang namanya sering terlupa dan tak pernah menjadi bagian puisi cinta. tapi sekali lagi, jika itu kamu bintang, maka segenap hati aku ikhlas menjadi yang tak teringat, walaupun selamanya. well, introduce me, darkness.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Introverts in disguise. Read keeps me sane, write keeps me awake. Both of them entwined makes me alive.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Komedi putar, senja, dan sendu.
  • Adi
  • Blank Space
  • angsana
  • untuk mas

Categories

  • Reviews
  • Stories
  • Unsend Letters

Advertisement

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2026 (6)
    • ▼  Agustus (1)
      • musnah
    • ►  Maret (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (6)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2023 (4)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2021 (15)
    • ►  November (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (46)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (28)
    • ►  Desember (11)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (9)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (21)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2017 (62)
    • ►  November (1)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (15)
    • ►  Januari (13)
  • ►  2016 (55)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (12)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (7)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (4)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2015 (26)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2014 (48)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2013 (52)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (11)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2012 (68)
    • ►  Desember (23)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (13)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2011 (13)
    • ►  Desember (13)

Pengikut

Oddthemes

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates