Hellonjo!

Soal cerita melelahkan juga banyak hal - hal yang menyenangkan.


di halaman rumah gue yang sangat sepi dari hiruk pikuk tanaman tiba tiba muncul bunga merah muda yang indah. sebenernya nggak tiba tiba juga kayak misalnya dedi corbuzier ngeluarin biji kacang ijo dari matanya secara tiba tiba, yang sebenernya bukan hal yang terlalu mengesankan untuk gue, gue akan terkesan jika dia mengeluarkan biji kacang atom isi kacang dari matanya, itu baru sesuatu. 

untuk itu gue akan share foto foto bunga ini dari hasil jepretan tangan gue sendiri dan kamera minjem orang tua, so check it ouuttt!!!!

  

bunga ini persis seperti seorang putri yang setia menunggu pangerannya tak peduli panas terik hujan. bedanya, kalo dicerita dongeng biasanya si putri menunggu dibalik kastil, kalo ini mengunggu dibalik pager, miris abis. cinta kehalang pager. 




foto diatas ini favorit gue banget. untuk mendapatkan beberapa foto diatas cukup membuat gue berjuang. gue harus dempet dempetan sama pager biar dapet angle yang pas, dan satu lagi yang paling bikin perjuangan ini tambah melankolis adalah, gue harus sebisa mungkin tahan napas karena deket sini banyak bersarang ranjau ranjau tikus -_____- tapi nggak sia sia kan.... ting ting. dan ini no sotoshop darling.
heeeey Another Booossst to write beybeeeeeeeh!!!!!!!
setelah berminggu minggu gue tidak menulis akhirnya hal ini kejadian juga, gue menulis lagi disini, atau lebih tepatnya disebut mengetik. wooooh, ini so sesuatu abis. akhir akhir ini kejadian bagaikan datang bertubi tubi. ketika gue menggambarkannya sebagai sesuatu yang memilukan, gue berfikir pada saat yang bersamaan juga ada hal yang membuat gue merasakan kebalikan dari itu. itu membuat orang yang sudah dilahirkan bingung *oke, ini gue* menjadi semakin bingung untuk menceritakannya. Kadang kadang gue terlalu sedih sehingga nggak bisa menulis, dan terkadang gue terlalu senang sehingga nggak cukup puas kalo gue menceritakannya disini, yang tanpa ekspresi dan segala keriuhan teman teman. temen itu emang nggak tergantikan, walaupun blog ini juga nggak tergantikan *oke, except blog terakhir gue yang sekarang tersia siakan*.

sebelum gue memulainya, gue mau menceritakan tentang speaker!. tentu kalian sudah kenal sama si monitor mesum yang baru diganti, sekarang lu akan dikenalkan dengan speaker gue yang menjelang keberangkatannya ke bawah kasur menyusul si monitor konde. lu tau?! speaker ini sangat ajaib! dia bisa merubah lagu yang kita mainkan menjadi dinyanyikan oleh aziz gagap yang keceh itu *pleasseee*. gimana nggak bikin darting, lagi pengen ngegalau sama the script, pas gue setel jadinya kok the gagap's? lagi pengen fall in love sama taylor swift kok ya ikut ikutan jadi gagap swift. otomatis acara ngegalau gue setiap hujan dengan lagu lagu mellow sudah hancur. nggak lucu kan, ketika air mata tinggal nunggu jatoh doang tiba tiba kepotong gara gara speaker gila nyanyiin lagu gagap. ini ngenes abis. mungkin ada yang berminat beli, gue sarankan buat yang the gagap's fans ya, soalnya ini speaker ngeganggu abis. harga cincay laaah, ting ting. dapet bonus lagi dari gue, yaitu CINTA *jomblo abis*

oke, let's start.
Beberapa minggu kemarin, sekitar 1 minggu menjelang mid-test, gue merasakan itu lagi. suatu rasa yang sekarang gue yakin seyakin-yakinnya lebih nyakitin daripada putus cinta, cinta bertepuk sebelah tangan dan semacamnya, walaupun intinya sama, KEHILANGAN. adik sepupu gue, yang sering kali menjadi objek kebanggaan ke temen temen, dia pergi meninggalkan semua yang dia punya, semua yang sayang sama dia, semua yang bangga sama dia, termasuk didalamnya gue. sebelumnya gue pernah merasakan ini sekali, saat gue bahkan belum ngerti meninggal itu apa, sayang itu apa, cinta itu apa, kecuali harapan. Oleh karena itu gue berfikir, sakit yang gue rasa dulu mungkin hanya karena harapan yang kandas sebelum terjadi, harapan polos anak kecil yang nggak ngerti apa apa soal takdir. hal yang ia lihat simple tapi tiba tiba hancur karena takdir.

 gue bersyukur untuk foto ini. Dita - Dipta

Oh ya, adik sepupu gue itu namanya dipta. dia adalah sodara sepupu yang paling deket dari sekian banyak sodara yang gue punya. dia adalah pelarian masa kecil ketika seseorang baru kehilangan adik kecilnya dan tersenyum setelah sadar "hey, aku masih punya adik kecil yang lain". kita tumbuh bersama sama, walaupun dalam 365 hari hanya 7 hari untuk ketemu dan sharing soal kehidupan yang kita jalani di 358 hari yang lain. waktu dan jarak memang jadi pembatas pasti kehidupan. Dia adalah seseorang yang bisa dengan mudah disayangi sama orang lain. dan setelah gue fikir, mungkin akan sulit menemukan cowok kayak dia dikota besar yang kebanyakan cuma "fake things", cowok yang polos dan sangat memperhatikan keluarganya. dia smart walaupun cuma berasal dari kota pinggiran. itu semua langka.

pertama kali ngedenger berita ini, gue tidak merasakan apa apa, hanya hampa. gue nggak ngerasa seneng, dan mirisnya gue juga nggak merasakan sedih, sedikitpun. dalam otak gue "oh dia meninggal, yaudah", "kok gue nggak sedih, kok gue nggak nangis, harusnya ini berat, dan sakit". dan ketika tersadar, memori itu kembali, semuanya, kenangan kenangan yang merupakan racun untuk merangsang kelenjar air mata mengeluarkan sekretnya. hal hal kecil yang masih gue ingat, kenyataan bahwa, nanti nggak akan ada dia lagi. nggak akan ada seseorang yang ngebuat gue nggak merasa seperti anak ilang ketika kumpul sama keluarga besar, nggak akan ada sodara laki laki yang selalu memasang muka konyol ketika difoto tanpa rasa malu, nggak akan ada pelarian masa kecil seperti dia. ataupun pelarian pelarian yang lain. hanya gue. bahkan saat menulis ini pun, ujung tenggorokan gue masih tercekat, menahan sesuatu yang seharusnya nggak keluar. akan terlalu egois untuk gue merasakan kesedihan yang mungkin kalian anggap lebay, karena seharusnya yang berhak menerima segala perhatian atas sakit karena kehilangan ini adalah keluarga intinya yang gue sangat yakin pasti rasanya berat kehilangan sosok anak laki laki, mas dipta yang polos dan tulus. melepaskan itu memang butuh waktu. dan ketika seseorang manusia mengatakan dia butuh waktu, thats all they need.

Gue fikir kehilangan kali ini akan lebih mudah untuk dihadapi dan ditanggung, karena toh gue sudah survive dimasa kecil, kenapa tidak saat sudah beranjak dewasa?. tapi kehilangan rasanya akan selalu sama, menyakitkan. tapi nggak akan sama ketika kita sudah menerima dan  bersahabat dengan rasa sakit itu, seperti gue yang sudah menerima kehilangan adik kecil yang sampai sekarang Tuhan nggak memberi waktu gue untuk mengenalnya lebih jauh. layaknya sinetron, para protagonis yang berperan sebagai tokoh yang innalillahi dan bangkit kedunia *ini klise abis* akan mengatakan "aku akan selalu disini, dihati kamu" walaupun yah gue sudah eneg sama adegan adegan kayak gitu, tapi akhir akhir ini gue merasa kalo itu benar. tapi bukan berarti secara harfiah, bukan seperti roh mereka jalan jalan dari alam barzakh terus numpang tidur kehati kita. ini seperti merasa dekat dan sayang walau nggak pernah sekalipun gue ketemu atau bertegur sapa sama dia, dia selalu ada dihati gue. selalu ada namanya dihelaan doa yang lambat lambat penuh harap dan terkadang menyakitkan.

Setelah kenyataan itu, gue berusaha berfikir dan menyikapinya selayaknya gadis yang beranjak dewasa. ini hidup dan memang ini yang sudah seharusnya terjadi. kita nggak bisa melakukan apa apa untuk merubahnya. yang gue pelajari kali ini adalah, semua itu merupakan hal hal yang mewarnai hidup, sakit, kehilangan, senang, bahagia, kecewa, semuanya. kita harus nerimo, walaupun nantinya akan menyisakan bekas, toh bekas luka pun tidak akan selamanya merah dan berdarah bukan.  walaupun saat darah itu menetes, rasanya tetap sakit.

pernah gue bertanya kepada diri sendiri, ketika harus memilih, lebih memilih hidup yang berliku liku, terkadang senang, dan terkadang sebaliknya, atau hidup yang sama sekali flat, tidak merasakan sakit, dan tentunya tidak merasakan senang saat bersamaan. sepintas gue memilih hidup yang flat, tidak merasakan apa apa, selalu berada pada savezone. tapi itu hanya jawaban para pengecut, dan gue nggak suka jiwa pengecut, jadi mulai saat itu gue commited dengan diri sendiri untuk memilih hidup yang berwarna, terkadang biru, merah muda, hijau, ungu, dan warna warna lain. mengundang mereka untuk memoprakporandakan hidup dan mengindahkan setelahnya.

Akan selalu ada pelangi walaupun setelah angin ribut, jika kau mencari.......
assalamualaikuuuuum.........
hari ini sabtu, dan gue sangat amat senang. akhir akhir ini sepertinya setiap hari merupakan berkah terbaik, yah walaupun setelah beberapa tornado yang lewat di kehidupan gue kemarin. selalu ada pelangi bahka setelah angin ribut sekalipun :p. oke, itu gombal, abis. gue dapat dibilang tidak bertanggung jawab, karena meninggalkan beberapa tugas negara rutin setiap hari libur, yang nggak jauh jauh dari ngepel, nyuci, nyapu, dan semacamnya yang gue tau kalian lebih berpengalaman dari gue.tapi gue akan menyelesaikan ini singkat, padat dan jelas. tapi untuk singkat, gue nggak jamin.

topic yang akan gue bahas kali ini, mungkin akan terlalu norak, childish, dan semacamnya. tapi gue yakin, hampir dari kalian semua pernah merasakan hal ini, yaitu, one side love. oke, gue tau, gue terdengar seperti seorang cewek yang desperate abis karena cinta, so what? semua orang pernah ngerasa desperate gara gara hal itu, jadi masalah lo?. oke tenang tenang, gue bukan untuk menggantikan pekerjaan soimah dengan berkata "masalah lo masalah gue" gue akan tetap berada disini bersama kalian cemuaaa. gue jadi berfikir dua kali mengingat janji gue diatas tentang jelas padat dan singkat, *jedug jedug.

gue yakin hampir lu semua pasti pernah ngerasain ini, perasaan yang lu rasakan nggak sama dengan yang orang lain rasakan, walaupun lu tau, situasi ini hopeless. perasaan didalam hati nggak bis aberubah, dan perasaan di hati orang lain pun nggak bisa dipaksakan, itu sakit. ini seperti partikel kecil yang mengorbit pusat gravitasinya, tetapi dalam keadaan invisible. partikel itu hanya akan terus berputar sepenuh hati, sampai akhir jaman dan tak terlihat *nyiletnyilet. emang terkadang, cinta itu berada diluar jangkauan manusia. dan paling banyak mungkin dirasakan oleh seorang cewek.

gue termasuk dari salah satu partikel tersebut, tapi itu duluuu, sekarang bisa dibilang hati gue kosong. itu bener bener kosong, nggak ada satu cowok pun yang selalu nyangkut dalam pikiran akhir akhir ini, jadi sorry ya buat IGC,untuk saat ini gue rehat dulujadi anggota kalian. gue tau, teman teman cewek gue saat membaca ini langsung menjauhkan tempat duduknya dari monitor dan meringis membayangkan seorang andita eka putri memendam perasaan dengan mereka hanya karen gue berkata "hati gue kosong akan lelaki" anjiiir nyiletnyilet. just fyi, gue masih normal baik luar maupun dalam sebagai seorang gadis. dan menurut observasi gue dengan para gadis, mereka juga pernah merasakan sakit gara gara OSL.

gue jadi teringat kejadian konyol akibat kelelahan gue akan OSL yang gue tuangkan di facebook. suatu ketika karna lelah kebanyakan perasaan gue bertepuk sebelah kaki, akhirnya gue mengeluarkan status berisi.......

"udah kenyang deh sama yang namanya OSL"

gue singkat menjadi osl agar berharap nggak semua orang tau artinya itu apa dan tidak menganggap gue sebagai gadis yang sedang nyilet nyilet tangannya pake centong gara gara perasaannya invisible. lalu sepupu gue yang sumpah polos abis ngewall dengan kesoktauannya akan status tersebut yang membuat gue berfikir berhari hari salah apa gue sama ni anak. 

"mbak habis makan makan ya? kok nggak ngajak ngajak aku sih"

hal itu membuat gue berfikir, kenyang? makan makan? hah maksudnya apa. dan yang lebih begonya, setelah berminggu minggu gue baru sadar bahwa dia mengomentari status gue, dan hanya karena gue menyebutkan kenyang, maka dia mengartikannya sebagai makan makan, dan OSL sebagai hidangannya. pleasseeee, sejak saat itu gue berprinsip untuk membuat status yang jelas tau tidak sama sekali.

back to topic. teman gue pernah bertanya tentang suatu hal "lebih baik dicintai atau mencintai?" menurut mereka selalu ada jawaban buruk dari dua pilihan yang ada. hati gue menjawab, mencintai, tapi mulut gue berkata dicintai. itu jawaban klise, dicitai, hampir semua orang akan memilih pilihan dicintai, tapi jawaban yang sebenarnya, ada dalam hati. entah kenapa hati gue memilih pilihan yang kedua. gue berfikir dalam kondisi gue sekarang, mencintai lebih mudah daripada dicintai, at least buat orang lain. karena ketika lu memilih mencintai, berarti lu menyerahkan sepenuh hati lu untuk tersakiti, invisible dan untouchable. lebih baik, daripada ketika melihat hal itu harus terjadi pada orang lain.
"Sometimes you need more than blog to make your pain gone away, but a human, and a piece of heart"
assalamualaikuuuum.....................
hoooooyyyy everybodeeeeeeehhhhhhh. it's SUNDAY! yoohoo. dan mungkin gue menjadi salah satu anak absurd didunia dengan menjalani hari minggu ceria, bersama seluruh tumpukan tugas dari para guru guru yang tidak berperi kemuridan. gue punya big project, yaituuuuu jengjerengjengjeeeeeeeeeng, KARYA TULIS ILMIAH. karya tulis ini membuat gue lebih galau dibandingkan mikirin masalah cowok, yang mungkin menjadi masalah umum para gadis single di indonesia, gue bilang single looh, bukan jomblo, jadi pleasee banget jangan tersinggung, karena sebetulnya gue satu penderitaan sama kalian. tapi please,  ini lebih bikin galau, bayangin, gue berkali kali brainstorming hanya untuk menentukan tema. setelah gue fix dan membuat outline tntang satu tema, akhirnya gue mendapat tanda tangan dari seorang model papan atas ibukota!!. dan dengan tidak bersyukurnya akhirnya gue merubah dan mengganti outline, secara KESELURUHAN. padahal artis itu dikenal sangat pelit dalam memberi tanda tangan, kita bener bener ditempatkan sebagai fans dibandingkan murid. atau mungkin kapan kapan gue harus berpakaian rumbai rumbai, mentato nama dia dikepala gue hanya untuk mendapatkan tanda tangannya yang sungguh, itu sesuatu banget.so, sekarang gue akan mengerjakannya, doakan aku teman teman!!! babaaaaaaaaaay!! big kiss and hug 
assalamualaikum......
waaa hari ini hujan hampir sepanjang sore, dingin, dan jari gue gatel untuk menuliskan sedikit cerpen yang mungkin agak absurd dan yah gitulah pokoknya. hehe.

.............................................................................................................................................
aku kelelahan melawan panasnya siang di kendaraan yang sesak dan engap ini. disini hampir semuanya remaja yang berseragam dengan tas dipangkuan. beberapa pekerja kantoran memilih duduk disisi terluar dari angkutan, memilih untuk tidak mendengarkan segala ocehan para remaja tanggung yang hampir semuanya tidak penting. dan aku berdua dengan dia, seorang laki laki yang ku kenal hampir satu tahun yang lalu. sebagian rambut dikeningnya basah karna keringat, tetap tak memudarkan sensasi yang kurasakan ketika kedua mata kami bertemu. aneh, entah karna diriku, angkutan ini, atau memang tatapannya. 

ini memang bukan hal yang asing bagiku, kami terikat disuatu hubungan yang tidak lengkap. tanpa nama, tanpa kepastian, dan sebentar lagi tanpa rasa. aku berusaha mencoba menyusun kata kata terbaik yang aku punya. one hit shot. selesai. kita harus berpisah. aku lelah menghindarinya beberapa hari ini, dan takdir mempertemukan kami disatu angkutan yang bahkan aku tak bisa mencari jalan lain untuk pergi, menghindar, sejauh yang aku mampu. tapi semua kilat kepedihan, tetesan tetesan air tak berarti, bagiku semua hanya sampah, yang harus dibakar. ini semua harus diselesaikan, sekarang, tanpa pengecualian, dan sisa. 
"gue ingin mengatakan sesuatu yang harus gue lakukan"
ia terdiam, seakan tau apa yang akan kukatakan beberapa detik setelah ini akan mengubah jarak diantara kami, semakin jauh.
"kita harus pisah, gue fikir kita nggak bisa kayak gini terus, kita clash, dan membaik setelahnya, dan kenyataannya lu nggak berubah"
"ya, lakukan apa yang menurutlu terbaik"
aku bingung harus berkata apalagi. kata kata setelahnya hanya terdengar seperti ocehan yang tak berarti, tanpa saringan dan makna. alih alih  membuat semua ini selesai, airmataku malah mendobrak dinding yang telah kusiapkan dengan tarikan napas panjang. dan segalanya menjadi tak berarti.

kami kembali lagi, membenahi semua yang telah kurobek robek beberapa minggu lalu. dan hubungan ini menjadi mirip seperti kertas, polos dan lusuh, dengan sambungan dimana mana. berkali kali sudah aku robek, dan kita menyambungnya kembali dengan segenap sisa rasa. berkali kali aku tanyakan kepada diriku sendiri, "kenapa kau kembali?". aku tak punya jawaban dan kudapati kertas itu telah menyatu lagi dengan segala kepolosannya. tak ada kata kata yang tertulis disana, karena ya, kita memang tak mempunyai sesuatu yang harus ditulis.

kita menjalin semuanya seperti tak ada badai yang baru saja menghancurkan daerah ini. aku benar benar kembali. dengan semua kata kata seperti dulu. mencoba berlaku normal dan seperti biasa, ya hanya kita. sayangnya ini tetap tak bernama.

sampai kelelahan itu menyapaku lagi. ini seperti pengujian, bukan untukku tapi dirimu. sekali kau melakukan kesalahan, takkan ada pengembalian seperi dulu, yang telah beratus kali ku lakukan. dan kau gagal, atau harus kusebut kita. aku mengambil langkah mundur, menjauh, membatasi setiap senti jarak kita dengan tembok tembok kuat tak terlihat. aku harus pergi. jauh.
.........................................................................................................................................

whooooaaa gue ganti template lagi, karena setelah gue lihat kembali, template yang kemarin hanya buka seperti gue, dan itu agak membosankan terlepas dari kenyataan bahwa itu template bekas. dan yang sekarang, mungkin lu setuju setelah melihat rambut keriting si cewek diatas hampir mirip sama punya gue. bedanya hanya diwarna, mungkin itu gue versi bantet dan dengan anjing. sekiaaaaaaan
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Introverts in disguise. Read keeps me sane, write keeps me awake. Both of them entwined makes me alive.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Komedi putar, senja, dan sendu.
  • Adi
  • Blank Space
  • angsana
  • untuk mas

Categories

  • Reviews
  • Stories
  • Unsend Letters

Advertisement

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2026 (6)
    • ▼  Agustus (1)
      • musnah
    • ►  Maret (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (6)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2023 (4)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2021 (15)
    • ►  November (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (46)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (28)
    • ►  Desember (11)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (9)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (21)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2017 (62)
    • ►  November (1)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (15)
    • ►  Januari (13)
  • ►  2016 (55)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (12)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (7)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (4)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2015 (26)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2014 (48)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2013 (52)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (11)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2012 (68)
    • ►  Desember (23)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (13)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2011 (13)
    • ►  Desember (13)

Pengikut

Oddthemes

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates