Hellonjo!

Soal cerita melelahkan juga banyak hal - hal yang menyenangkan.


assalamualaikuuuuum...........
gue kangen, banget, karena setelah sekian lama gue nggak update lagi, pasti kalian juga anennd annnetd u.u. terkadang gue terlalu sibuk, terlalu kesel, terlalu seneng, dan dosis tinggi dari segala rasa yang mungkin gue rasakan, sehingga gue nggak bisa update blog yang agak usang, and you know whaaaat???! GUE BARU GANTI TEMPLATE!! dan itu sesuatu banget. tapi sebetulnya ini template bekas, udah nggak kepake tapi masih disimpen, untung aja template nggak bisa karatan, template gue gitu, huaahaha. 

kali ini gue akan membahas tentang, harapan, tapi sebelum itu gue akan membuat lu menjadi orang paling update sedunia, tentang ................ GUE. walaupun gue tau, itu akan sangat amat tidak penting, tapi gue harap kalian bisa mengambil makna dari kisah miris, atau harus gue sebut, bego ini. sepulang sekolah, setelah menempuh perjalanan yang polusi abis, gue akhirnya sampai dirumah, dan apakah kalian tau sodara sodara???!! gue laper. tenang tenang, ini bukan klimaksnya, sabar bro. 

akhirnya gue memutuskan untuk makan roti gandum, dengan ekstra meses coklat diatasnya, sambil menghancurkan komputer, sorry maksud gue ngotak ngatik. pada gigitan pertama, semuanya baik baik saja, rasanya masih seperti roti gandum dengan meses coklat, tapi kok, kayak ada mintnya ya. gue agak curiga juga, mengingat itu roti udah dari beberapa hari kemaren teronggok diatas kulkas. gue lihat lihat, waaa ternyata ada secuil jamur mejeng cuek diatas roti, gila, gue makan roti yang hampir basi! untung masih hampir, jadilah jamur yang sendirian itu gue buang dan pelintir jauh jauh dari zona makan. gue melanjutkan makan lagi. 

makin ketengah, makin berasa mint, lebih tepatnya rasa meses duet sama kulkas, gilaaa, ada aja halangan buat menuntaskan rasa laper. akhirnya, untuk meyakinkan diri, gue gigit lagi. gue ragu dengan gigitan pertama yang akhirnya gue lanjutkan sampai gigitan ketiga dst, dan akhirnya gue sadar. "ini kayaknya meses basi, rotinya juga, anjir, gue buang ah, mumpung baru sedikit" dan setelah gue menengok, itu roti bukan telah sedikit termakan tapi telah sedikit yang tersisa, lebih tepat gue sebut dengan jumlah seperempat. -_____- akhirnya gue kenyang, walaupun perasaan gue akan perut ini agak nggak enak karena telah mengkhianati dia dengan memakan roti basi+meses+kulkas.

back to topic. akhir akhir ini gue stuck dengan satu kata simple, yaitu harapan. banyak hal yang gue fikirkan akhir akhir ini, tapi entahlah yang paling dominan adalah harapan. apakah lu pernah merasakan harapan lu terwujud? pasti rasanya kayak terbang diantariksa berenang bareng gajah atlantik, ngeliat bunga bentuknya hati berwarna pink. dan apakah lu pernah ngerasain harapan lu tidak terwujud? pasti rasanya kayak nyemplung dikobangan, berenang bareng buaya antariksa, dan lu ditelen sama dia, itu eneg. banget. 

harapan itu sebenernya punya dua efek yang super berbeda. bisa menghidupkan dan mematikan dari dalam ya tergantung siapa yang ngerasain, terkabul atau tidak, dll. akan berebeda harapan seorang pemulung dengan seorang kaya. buat orang kayak gue, yang punya kegeeran yang overdosis, sangat sering mengalami sesuatu yang ngarep abis. dan masalahnya kebanyakan harapan gue berakhir dengan kekecewaan sedalem sumur yang nggak berenti digali dari hari kehari. ibarat kata, seandainya didunia ada orang yang mau bayar selusin harapan dengan 1 piring, mungkin sekarang gue udah jadi juragan piring paling kaya ditangerang. dan sialnya, gue sangat kuat mempertahankan itu, sampai waktu dimana, seseorang akan memecahkannya berkeping keping seakan mereka nggak pernah memberikan itu ke gue. bahkan dimasa lalu. 

gue beberapa kali melihat keajaiban harapan. banyak bergaul membuat gue mendapatkan cerita cerita yang luar biasa dari orang sekitar, salah satunya keajaiban harapan. orang yang tadinya sakit, karena harapan yang ia jadikan keyakinan, yaitu sembuh, sangat kuat, dan triiiing, lama kelamaan ia akhirnya sembuh. atau ada juga orang bisa galau mampus, gara gara hharapan, dan biasanya ini terjadi dikalangan abg abg labil, pelakunya siapa lagi kalau bukan PHP, pemberi harapan palsu. masalah ini, gue mengakui, gue pernah menjadi tokoh pelaku dalam hal hal semacam itu, yaitu pemberi harapan palsu. walaupun itu bukan sepenuhnya pemberi harapan palsu, karena ya gue tidak merencanakannya ,dan ya gue juga ikut jatuh didalamnya. 

ada salah satu cerita lama tentang kegeeran gue yang mengakibatkan gue kecewa sendiri. fyi gue adalah orang yang sangat mudah berharap. sebuah novel yang romantis abis pun bisa dengan mudahnya membuat gue berharap sehari semalem, dan lu pasti udah tau, bahwa hal itu nggak mungkin terjadi. seperti kasus satu ini, jadiii, ada seseorang murid baru di kelas bimbel gue, dia nggak ganteng, jelek juga nggak, pinter kayaknya nggak, tapi kalo dibilang agak lambat juga nggak. yah pokoknya standard. dia satu satunya cowok ditempat les yang masih menganggap gue seorang gadis. yang lainnya, mereka lebih memilih untuk memandang gue sebagai teman laki laki mereka -___- dengan segala pukulan, kejar - kejaran, dan hal hal semacamnya. suatu hari kita banyak mengobrol, bukan percakapan yang istimewa, gue juga nggak merasakan sesuatu yang aneh. setelah itu gue beranjak pulang dengan salah seorang teman, jalan kaki tentunya dan itu malem. dia duduk diatas motornya dengan beberapa teman les laki laki "berandal" gue -___- menyebutnya aja membuat gue geli. dia akhirnya bertanya
dia: "mau pulang ya?"
gue: "iya, kenapa?"
dia: "pulang kearah mana?"
gue: "arah kotabumi, kenapa emang?" dalam hati berfikir, yes yes, ongkos pulang gue selamet malem ini.
dan akhirnya gue pun berenti dan menoleh, akhirnya dia bilang
.
.
.
"oh yaudah, hati hati ya"
itu jleb.to.the.deep.abis. pada akhirnya ongkos gue tetap jatuh ke kantong abang abang angkot -___-.  

itu adalah contoh simple dari suatu harapan yang berujung kepada kecewa. beberapa orang teman bercerita kegue tentang harapannya kepada orang istimewa yang akhirnya, mengecewakan mereka. mereka berharap something, dan yang terjadi malah nothing. gue banyak memberi advice ke mereka dengan segala macam kesok tauan gue tentang berbagai hal. berulang kali gue bilang "orang kayak gitu nggak bisa diharapkan", atau, "jangan ngarepin orang kayak gitu, mereka nggak akan berubah, lu harus move on", dan masih banyak yang lainnya. hal itu membuat gue merasa munafik. karena pada kenyataannya, gue sendiri masih sering berharap ke orang lain, terutama untuk banyak hal yang menyangkut perasaan, walaupun gue tau dia hopeless. sering harapan gue seperti tinggal selangkah lagi menjadi kenyataan, dan tiba tiba dipuncaknya ia runtuh dan tak meninggalkan sisa sedikitpun seperti tak pernah eksis sebelumnya. itu sakit. banget. 

gue mulai berfikir, apakah itu yang teman teman gue rasakan?. sakit dan letih saat berharap, dikata berhenti, tapi hati mengingkarinya. tapi ya, berdasarkan pengalaman gue, untuk abg, khususnya yang satu tipe seperti gue, harapan itu kebanyakan membawa kekecewaan. harapan berawal dari sedikit kemungkinan, yang kemudian dikembangkan otak kita menjadi lebih banyak kemungkinan baik yang terjadi, sehingga kita menunggu dan menanti. itulah yang disebut harapan. dan sering kali kita menyalahkan orang lain atas kesakitan yang kita rasakan, tapi sebenernya ini salah kita seutuhnya. lihat kata yang gue garis bawahi? otak hanya mengembangkan segala kemungkinan baik, bukan sebaliknya. hal itu yang membuat kita berharap dan kecewa pada akhirnya. miris bukan. seperti yang mama gue bilang "semua masalah kita datangnya tidak lain kalo bukan dari kita sendiri".

tapi terkadang, yang membuat sulit adalah ketika harapan telah menjadi alasan untuk kita hidup, walaupun  seribu tahun lagi. tidak peduli bagaimana ia telah dibanting dan dihancurkan berkeping keping. 
"Everything we had, just too SWEET to forget, but too MORTIFIED to be kept"
assalamualaikuuum!!!!!!!!

malem ini gue bisa dibilang "nakal" nakal gara gara melanggar perjanjian lama. menyalakan internet saat hari sekolah. tapi toh faktanya yang menyalakan bapak gue, dan gue hanya menjadi konsumen, jadi gue tidak salaaaaah, hahaha gue memang tidak pernah salah, *jedug jedug. mungkin setelah ini akan ada perjanjian baru by mamake yang berisi dilarang pake internet saat hari sekolah -___-.

hari ini disekolah gue menemukan fakta bahwa ada banyak arti dalam satu tatapan mata seseorang kepada yang lainnya. tergantung siapa yang dilihat dan pribadi yang menginterpretasikannya seperti gue yang perpaduan antara sok tau dan kepo. by the way, akhir akhir ini gue mulai berani mengakui didepan khalayak umum bahwa gue kepo, huaahahha, gue kepoo, gue kepooo *jedukin pala. ini berdasarkan research yang gue lakukan terhadap diri sendiri. faktanya gue bener bener ingin tau ketika ada seseuatu yang menarik perhatian, dan itu berarti bukan hanya "gue pengen tau" tapi lebih ke "gue harus tau". seperti contohnya kalo ada orang nangis dijalan, seandainya urat malu udah nggak nempel dibawah leher, akan keluar pertanyaan "kenapa mbak? kok nangis dijalan, cerita dooong, yayayaya". setelah gue tau, gue akan pergi dan tidak memberi solusi, gue tau ini ngeselin tingkat lanjut dan kepo tingkat akut.

lupakan segala hal tentang kepo, back to topic. pernah merasakan ada seseorang yang menatap lu, tanpa berkata apapun, tapi anehnya lu merasakan sesuatu. entah itu jijay, gelai, dag dig dug serr, sampe takut kalo kalo ternyata lu punya utang yang belum terbayarkan sama dia. itulah anehnya mata, atau dalam hal ini tatapan, bukan ratapan. sekali lagi, bukan ratapan. karna akan berasa terlalu sinetron kalo gue bahas ratapan disini, terutama ratapan anak tiri. misi gue untuk membuat lu semua gr mampus pun akan gagal. akhir akhir ini gue mulai menemukan secercah pengertian akan hal itu.

banyak hal yang terjadi dikelas gue, dari yang bisa bikin ketawa guling guling sampe bikin skandal yang bisa bikin lu geer mampus. salah staunya adalah skandal yang akhir akhir ini merebak antara si x dan si y. si x itu cewek dan si y itu cowok. jangan tanyakan kenapa gue memilih variable x dan y, karena kesannya kalo gue memilih bunga dan joko akan terlalu tidak elit dan terkesan seperti berita pemerkosaan, jadi tinggalkan itu. si y menatap si x, dan gue tau tatapan itu, itu bukan tatapan sembarangan, itu tatapan yang pernah gue dapatkan dulu, hanya saja dari orang yang berbeda. beeeh playlistnya pas banget -ours by taylor swift-. itu jleb to the deep. banget. seakan gue dan dia masih kayak dulu, siaaaaal aaaaa nyilet nyilet.

tinggalkan itu, karena sungguh itu nggak ada hubungannya. dan kenyataan yang gue dapatkan adalah, yah! si y suka sama x! amazing bukan. tatapan orang yang cinta itu beda, hanya orang yang pernah merasakannya yang bisa sadar. gue bahagia karena mereka, walaupun ada sedikit masalah diantara mereka yang gue merasa terpanggil untuk menyelesaikan ketidakwajaran kepribadian yang dimiliki si y. gue segera sadar mereka harusnya membuat ini gampang, karena masalah yang membatasi itu sebenernya nggak ada. gue melakukan semua itu bukan karena gue iri atau apa, hanya karena.......

gue tau rasanya. ketika ada seseorang yang sayang, dan begitu juga kita, nggak bisa bersama. atau harus sabar entah sampai kapan menunggu takdir berikutnya yang menentukan. itu sakit. 
3 hari yang lalu monitor ajeb ajeb akhirnya terlungsurkan jabatannya. kondenya yang segede gede gaban membuat gue bingung harus ditaro dimana. monitor itu diganti dengan yang lebih minimalis  pabrikan sungsang, maksud gue samsung. dan lu tau, ini membuat kenorakan gue bangkit dan muncul mempermalukan pemiliknya. saat pertama gue lihat, woww keren, gue bingung kenapa yang ini nggak berkonde kayak pendahulunya, itu norak yang kesatu.

norak yang kedua adalah, gue bingung tombol on offnya dimana. wah mati gue. gue mulai berfikir mencari cara bagaimana monitor ini bisa mati saat tidak dibutuhkan mengingat pekerjaan gue yang banyak nyambinya. jalan kemana mana, nggak bisa diem didepan komputer terus. mungkin cara matiinnya kayak hp esia temen gue, yang banting mati. langsung gue tepis pikiran itu mengingat ortu yang bisa nangis darah tau gadis mereka satu satunya membanting monitor kreditan hanya untuk mematikannya. selamanya. 

dan setelah perjuangan keras mencari tombol on off, ketika bagian bawah layar gue elus elus tiba tiba monitor suneh ini mati. waduh, apa dia keenakan ya gue elus elus -___- mesum abis. ternyata oh ternyata tombol on offnya pake sensor, jadi hanya perlu dielus dengan sepenuh perasaan cinta "waaaaaaaaaah kereen bangeeet" anjirnorakabis. ternyata bukan banting mati, tapi elus mati. dimulailah petualangan gue selanjutnya dengan si monitor mesum.

maaf ya monitor ajeb ajeb, semoga kau tenang dibawah tempat tidurku, salam cinta <3.  
assalamualaikuuuuum!!!!

tok tok! blog ini nggak bulukan kan, syukurlah. gue khawatir pada akhirnya blog ini akan bernasib sama seperti para pendahulunya. mati usang, dan bulukan. karena memang yakinlah, kalo lu menganggap blog ini sangat absurd, maka pendahulunya lebih dari itu. 

hem, setelah hampir 3 minggu gue nggak berkunjung dan melakukan semacam olahraga jari di keyboard yang hurufnya harus lu raba raba *kretek kretek, tulang patah*. oke back to topic. biang keladi dari absennya gue selama beberapa waktu lalu adalah, monitor gue dalam sekejap jadi demam disko, ajeb ajeb, dan akhirnya mati........ mati........... selamanya. entah ada yang mau beli mungkin, khususnya buat yang lagi galau, biar penggalauannya semakin mantep dan berarti karena memberi sedikit sumbangan untuk hidup gue. 
banyak banget yang udah terlewatkan beberapa waktu ini, karena mbah monitor ajeb ajeb sudah letih dengan segala tempelengan gue. jujur, akhir akhir ini, hidup gue, agak biru. 

ini bukan masalah patah hati atau yang satu tipe dengan itu, ini nggak serumit ketika utang lu sudah punya bunga yang kalo diitung tak terbayarkan. ini semua nggak sesusah masalah orang lain diluar sana. tapi ini hanya terasa semakin sulit ketika harus dihadapi sendirian. dan saat ini yang gue punya hanya boneka teddy bear cina putih, atau kenyataannya abu abu butek dengan baju imleknya, yang akhirnya membuat gue berfikir "apakah sang kakek moyang teddy selingkuh dari nenek teddy yang berwarna cokelat?". terbukti seberapa absurdnya tulisan ini. 

gue hanya bisa memeluk si teddy blasteran dengan segala cinta dan berharap dia membalas pelukan gue pada akhirnya *horor*. mungkin bisa dibuat film dan mengalahkan segala macam pocong pocongan goyang dombret sampe arwah putri duyung. tapi seperti dunia sebenernya "seberapa erat engkau memeluk teddy bearmu, dia tak akan pernah membalasnya" *miris abis. gue berfikir ada satu orang yang mungkin bisa gue ajak bicara, dan ternyata sebelum hal itu terjadi. dia membuat gue lebih runtuh daripada sebelumnya, endendend. 

salah satu dampak dari masalah itu adalah membuat gue berfikir tentang "apakah gue mencintai hidup gue sekarang?" . itu suatu pertanyaan yang dalem. banget. bukan pertanyaan yang jawabannya ada di orang lain dan lu bisa nyontek seenaknya ala ujian sekolah. ini masalah hidup diri sendiri bukan orang lain. semuanya gue fikirkan, mulai yang keliatan seperti materi, sampai yang ada didalam sini, jati diri. 

terlalu sinetron kalau gue sebut remaja sebagai pencari jati diri. maaaan tapi itulah yang terjadi. gue merasa bersalah pada diri gue beberapa waktu lalu, yang sempat mengacuhkan segala tentang hidup karena masalah yang mungkin nggak terlalu besar ini. sampai gue yang sempet mencoba jadi orang yang "stereotype" abis beberapa bulan lalu. agar bisa diterima disuatu kelompok yang bukan gue. 

semua masalah dihidup kita terkadang atau harus gue sebut kebanyakan membuat kita nggak bersyukur dan mencintai hidup kita. ketika jatuh dan nggak bisa berlari, padahal kita masih bisa jalan. ketika "merasa" miskin, padahal kita masih bisa makan nasi sepiring komplit walaupun pake tempe., kadang kadang malah tambah ikan asin, pake sambel kecuali gue karena gue nggak pedes. ketika orang tua kita sakit, padahal kita masih punya orang tua, dan melupakan kenyataan bahwa mereka masih bisa sembuh. sempurna. 

pada kasus gue. gue pernah berfikir untuk menjadi seorang gadis yang bukan gue. bukan saja hanya untuk pergaulan tapi juga apa yang remaja sebut sebagai percintaan. semua masalah ala cinta monyet agak membuat gue berfikir "apa perilaku gue nggak seanggun mereka?" mereka yang kita sebut seagai cewek eksis dan gaul. dan sekarang menulis hal seperti itu aja membuat gue mentertawai diri sendiri dan konyol. pernah pula gue berfikir "apakah mereka nggak seneng sama gue, kenapa mereka ngeliat gue kayak gitu? apa menurut mereka gue terlalu lebay dan sok asik?" dan masih banyak kenapa kenapa yang lain. yang akhirnya berujung pada pengacuhan diri sendiri. dan itu semua hanya karena sesuatu yang ada dalam otak, tak ada realisasi dan hanya menjadi dugaan yang berlanjut semakin panjang walaupun bukan suatu hal yang real. bisikan dari bagian lain hati yang menolak . bagian yang selamanya harus dihapuskan.

sempat terlintas ide untuk berubah jadi gadis yang cap solo abis, tapi seperti yang lu tau, menjadi bukan dirilu itu sesuatu yang bukan lu. gue memutuskan untuk, berada pada patok patok yang telah ada digue. stereotype menurut gue, bukan orang lain. juga untuk menerima segala yang terjadi dihidup dan mencoba menikmatinya walaupun masih dalam tahap trial dan sering kali error. 

seperti bulan diujung senja hari ini. dia kelihatan menyipit berkedip, buram, tapi mencoba tetap bersinar melewati kabut yang tak bisa lu ukur kegelapannya. dan gue pun bertanya, kenapa bulan  ini tidak sebulat dan sebening yang terakhir kali gue lihat. ini tanggal 27. akhir bulan. pantesan. bulan lagi turun dari puncak siklusnya yang terindah di tengah bulan. dan gue sadar, terakhir kali gue sempet lihat bulan adalah tanggal 17 diakhir tahun 2011. semuanya hanya terjadi. terrencana tapi terkadang komplikasi. seperti bulan yang hanya bisa menerima, ketika sedikit sinarnya saja yang menyinari bumi di akhir tanggal. itulah takdir. itulah hidup. 

sekarang. gue belajar untuk mencintai hidup ini dengan gue didalamnya.   
Assalamualaikuuuum!!!!!!!

Heeeeeey, it's me again, after maybe a weeks i didn't said hello to you guys, hehe. kemaren gue baru aja pulang dari liburan yang sesungguhnya sangat amat singkat setelah badai yang terjadi pada rapot gue sebelumnya, nggak usah dibahas badai apa, bikin pengen nyilet nyilet *miris*. now, gue duduk didepan komputer, dengan cuaca yang little bit cloudy, whoooa, i really really really love with this kinda weather, ditemani oleh all of my love song in the playlist, hehe dan ingin mencurahkan beberapa patah kata tentang cinta.................

what?! cinta?! mungkin lu akan mengatakan *cinta lagi cinta lagi*. yah tapi emang setelah perenungan yang sangat dalam di perjalanan dari salatiga ke tangerang, membuat gue mencapai konklusi bahwa, HIDUP ITU CINTA. gue nggak mengikuti acara gombal gembel atau raja gombal sekalipun, tapi ya itulah hasil perenngan gue sendirian di jok mobil menunggu kapan sampenya ke tangerang. menurut agama gue, kita itu diciptakan untuk menyembah ke Tuhan YME. dan sebenernya, suatu penyembahan itu bukan hanya kewajiban, tapi suatu cinta. lebih simpelnya, apa jadinya kalo nggak ada cinta didunia. lu semua nggak bakal ada!. kedua orang tua lu tidak akan merasakan sengatan listrik kecil di hati masing masing ketika kedua mata mereka bertemu. mereka tidak akan menjalani suatu hubungan yang didasari dengan kata cinta. dan hasilnya mereka tidak akan menghasilkan LU. jadi sebenernya, cinta itu adalah esensi kehidupan. gue sangat berterima kasih kepada guru bp gue yang mengajukan suatu pertanyaan yang sungguh gue masih nggak ngerti apa hubungannya dengan mata pelajaran yang dia ajarkan. pertanyaan yang spektakuler itu adalah "Apakah hakikat cinta?" pertanyaan itu membuat gue berpikir sampe rambut ini keriting.

cukup tentang cinta itu bla bla, disini gue akan ngomongin tentang, cinta yang realnya dikehidupan manusia khususnya para remaja, karena gue remaja, mungkin ketika gue udah menjadi uzur, gue akan memposting dengan judul "Romansa Kakek dan Nenek" spektakuler bukan?. 

yang ingin gue sarankan adalah, JANGAN PERCAYA CINTA DIMASA REMAJA. kenapa? lets see. cinta dimasa remaja itu keliatan indah, dan ada sebagian yang *iyuh cukup membuat gue merasa risih ketika lagi berkendara dengan perasaan bahagia, tiba tiba disalip oleh sepasang remaja yang *mungkin* dimabuk asmara, atau judi? atau bahkan mabuk janda?, berepelukan dengan ketatnya diatas motor dengan berdalih itu pegangan., berasa jok motor itu cuma berukuran 5 x 10 cm. cemoooooon, emangnya cowok lu seorang rossi, yang hanya butuh waktu 6 jam untuk sampe dari jawa barat sampe ke ujung jawa tengah. padahal menurut gue itu pelecehan seksual secara tidak langsung -_____-. sorry nih ya buat yang merasa, gue hanya berpesan mudah mudahan kalian tobat karena itu merupakan pencemaran lingkungan secara visual. 

tanpa ada pesan ingin menggurui, menurut gue cinta itu adalah perasaan bahagia, nyaman, aman, tentram *udah kayak janji janji pemilu*, dan percaya. untuk remaja seperti gue, yang sedang galau dimasa peralihan dari anak - anak ke dewasa, ini semua terlihat mudah pada awalnya. ketika lu liat seorang cowok dan lu berkata "ih ganteng" itu dinamakan suka. masih sekedar ngefans. dilanjut dengan pembicaraan tentang cowok itu yang keluar dari mulut lu, semakin hari semakin intens, itu *mungkin* dinamakan sayang. biasanya hal ini akan berlanjut dengan cinta yang bertepuk sebelah tangan, makin hari makin menyiksa, dan sebagai cewek, as we know, we just can wait and wait, until he say that magical words. bersyukur jika si cowok mengatakan "itu" kalo nggak? gue hanya bisa mengucakan "selamat bergabung ke IGC ===> Indonesia Galau Club". jadi gue sarankan, jangan ngomongin orang yang lu suka, karena percayalah, itu akan semakin meracuni pikiran lu dengan "dia".

suka itu simpel, dan cinta itu rumit. terkadang malah menjebak orang untuk membuat keputusan yang akan disesalinya di akhir. menurut agama gue *lagi*, cewek sama cowok itu diciptakan dari satu jiwa yang sama, nggak heran kan kalo ada istilah "belahan jiwa". ini kayak, kita dengan jodoh kita, sebenernya secara tidak sadar udah terikat satu sama lain bahkan sebelum kita dilahirkan. cuma kesasar aja di dunia. dan ini tuh masalah hati, bukan sesuatu yang ada di kepala kita atau apa yang ada diluar.

ketika gue kecil, ngeliat ada sepasang kekasih, si cowok ganteng, dan si cewe biasa aja. dan dengan keculunan, gue berkata dalam hati "kok cowoknya mau ya, mendingan sama aku" jegeeer, nggak heran ketika abg jadinya kayak gini -_____-. tapi setelah gue beranjak dewasa *soook* gue mulai memikirkan banyak kemungkinan tentang hubungan si cowok ganteng dan si cewek yang biasa abis. kita nggak pernah tau apa yang mereka berdua rasakan. mungkin aja karena terlalu sering berhubungan dengan wanita yang dianggap orang lain SETARA dengan dirinya, dia merasa bosan. entah, bosan dituntut, bosan disuruh suruh, sampai ditikungin kayak kebanyakan kasus sinetron sinetron. mungkin dengan wanita yang dianggap orang lain NGGAK SETARA dengan dirinya, dia merasa menjadi SEMPURNA. hanya diwanita ini ia merasakan kenyaman, dan kehidupan yang sebenarnya. dan mungkin itu juga yang dirasakan oleh si wanita. who knows?. itulah ketika pepatah "JANGAN DENGARKAN ORANG LAIN" diterapkan dengan sebaik - baiknya.yang menjalani adalah yang sebenar - benarnya tau apa yang ia rasakan.

yah walaupun faktanya menunjukkan cinta itu bisa membutakan seseorang, jangan mau dibutakan oleh cinta. karena nggak selamanya kita merasakan cinta dengan orang yang tepat.    
assalamualaikuuuuuum. 
sore ini hujan, dan gue sendirian...... di kamar....... menanti..... sesuatu yang gue aja nggak tau itu apa *nasib jomblo.
tadinya gue ingin mencari blog temen gue, dan ternyata blognya HILANG, whaaaaat???! gue mulai curiga, mungkin ada pencurian di blogger, gue harus pasang gembok berkaki tiga, pleasse maksa banget. akhirnya gue memutuskan memainkan playlist yang judul albumnya GALAU ABIS *nasib jomblo, sekali lagi. 

gue mulai memikirkan tentang, belahan jiwa gue yang entah sekarang ada dimana, gue harap dia tetap menjaga hatinya baik baik, seperti gue yang selalu terpaksa single, hanya untuk dia *alesan orang jomblo, ngenes abis.

kita toh nggak akan pernah tau, dengan siapa akhirnya sisa waktu kita dihabiskan. mikirinnya berasa tua banget. tapi emang bener. coba, mungkin aja jodoh kita adalah teman kantor, yang pas pertama kali kita ketemu bau badannya berasa menusuk nusuk sanubari. atau temen ingusan kita pas tk, atau temen melas yang suka jadi korban bully pas di smp, who knows?? atau mungkin SMA. banyak orang yang bilang kalo masa sma adalah "masa masa terindah" walaupun gue tidak berfikir seperti itu. menurut gue, masa terindah adalah SD, karena hidup utamanya cuma 1, yaitu MAIN. gue banget. 

mungkin temen sma yang sudah lama memendam rasa, dari mulai tampang kita masih culun abis, sampai makin culun -____-. tanpa kita tau dia masih memendam rasa, sampai suatu saat lamarannya terkirim hanya untuk kita seorang. wanita yang selalu diimpikannya, diharapkannya, dinantikannya, tanpa lelah dan keluh kesah. ITU BARU COWO! agresif yang baik -____- walupun agresif konotasinya negatif, jangan salah paham ya sodara sodara. 

ah kadang kadang kita hanya terlalu cuek, dan tidak melihat itu semua. mungkin dalam kasus gue, itu sangat amat tidak mungkin terjadi, dengan yang pecicilan begini, please banget. jangan kebawa sedih, dan sok berempati. gue berkata begini, karena sudah berhenti berharap sejak lama sama semua laki laki yang gue kenal saat ini. toh dia akan datang sendiri -____- bagi otak gue BERHARAP = MENYAKITI DIRI SENDIRI.

pernah gue berfikir untuk merubah diri sendiri, mungkin menjadi orang yang lebih kalem dan terkesan gadis solo banget. ah tapi itu hanya anget anget tai ayam, gue merasa nggak nyaman, dan akhirnya gue berubah seperti yang SEBENARNYA GUE . gue mulai berfikir ini mungkin bawaan orok, nggak heran saat lahir pun gue sudah sangat merepotkan orang tua dengan kasus kelahiran yang harus di caesar karena terbelit tali pusar dari leher sampai kaki, bayi ngerepotin. 

yah nanti mungkin akan ada seorang laki laki yang sanggup menerima gue apa adanya, mungkin.........
*jomblo ngenes.

oh iyaaaaaa, nih ada lagu buat kalian kalian yang udah ketemu jodohnya dan ternyata dia adalah temen kalian pas sekolah dulu, atau para abg abg yang sedang dimabuk asmara yang bermimpi seperti itu, here we goooooo, cekidot. oh iya, biar langsung bisa karokean gue lampirkan juga liriknya, wooohooo

 
 
 
Dancing Away With My Heart lyrics
Lady antebellum


I finally asked you to dance on the last slow song
Beneath that moon that was really a disco ball
I can still feel my head on your shoulder
And hoping that song would never be over

I haven't seen you in ages
Sometimes I find myself wondering where you are
For me you'll always be eighteen and beautiful
And dancing away with my heart

I brushed your curls back so I could see your eyes
And the way you moved me was like you were reading my mind
I can still feel you lean in to kiss me
I can't help but wonder if you ever miss me
[- From :http://www.elyrics.net/read/l/lady-antebellum-lyrics/dancing-away-with-my-heart-lyrics.html -]

I haven't seen you in ages
Sometimes I find myself wondering where you are

For me you'll always be eighteen and beautiful
And dancing away with my heart

You headed off to college at the end of that summer
And we lost touch
I guess I didn't realize even at the moment we lost so much

I haven't seen you in ages
Sometimes I find myself wondering where you are
For me you'll always be eighteen and beautiful
And dancing away with my heart

Nah nah nah nah (x3)

Away with my heart

Nah nah nah nah (x3)
 

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Introverts in disguise. Read keeps me sane, write keeps me awake. Both of them entwined makes me alive.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Komedi putar, senja, dan sendu.
  • Adi
  • Blank Space
  • angsana
  • untuk mas

Categories

  • Reviews
  • Stories
  • Unsend Letters

Advertisement

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2026 (6)
    • ▼  Agustus (1)
      • musnah
    • ►  Maret (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (6)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2023 (4)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2021 (15)
    • ►  November (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (3)
  • ►  2020 (46)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (28)
    • ►  Desember (11)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (9)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (21)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2017 (62)
    • ►  November (1)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (15)
    • ►  Januari (13)
  • ►  2016 (55)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (12)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (7)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (4)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2015 (26)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2014 (48)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2013 (52)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (11)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2012 (68)
    • ►  Desember (23)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (13)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2011 (13)
    • ►  Desember (13)

Pengikut

Oddthemes

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates